![]() |
Ket : Berakhir Ricuh!!!, Aksi Demo Driver Online Makassar Berlangsung Hingga Malam |
iTimes - Aksi unjuk rasa dari ratusan driver ojek online (ojol) di Kota Makassar berakhir ricuh di depan Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, pada Rabu (12/03/2025).
Aksi itu memicu pengunjuk rasa lakukan karena ingin menuntut implementasi penyesuaian tarif batas atas dan bawah berdasarkan SK Gubernur Sulawesi Selatan Tahun 2022 yang telah di sepakati bersama, Namun tak kunjung diterapkan.
Koordinator aksi, Herman Mustafa atau yang akrab di sapa Om Eeng mengatakan, para pengunjuk rasa adalah gabungan perwakilan driver ojol yang bersatu dalam aliansi DOBRAK dari berbagai aplikator yang beroperasi di Kota Makassar dan sekitarnya.
Baca Juga : Buntut SK Gubernur Tak Terealisasi, Driver Online Makassar Tutup Jalan Karena Kecewa Hingga Warga Marah
"Yang ikut dalam unjukrasa tersebut yakni gabungan driver online, Grab, Maxim, Gojek dan Indriver," ujar Herman kepada wartawan.
Dilansir dari laman Sindo, unjuk rasa yang berlangsung hingga malam hari ini sempat diwarnai kericuhan. Bermula setelah massa menutup full dua badan jalan dari dan menuju Kantor Gubenur Sulawesi Selatan, di Jalan Urip Sumiharjo, Kota Makassar.
Pengunjuk rasa bahkan terlibat adu jotos dengan beberapa pengguna jalan lainnya. Diantaranya sopir truk, pengantar jenazah, hingga pengguna roda dua, yang terlibat kemacetan.
Kericuhan baru mereda setelah aparat kepolisian yang mengawal jalannya unjuk rasa melerai kedua belah pihak.
Diketahui dalam SK Gubernur Sulawesi Selatan Tahun 2022 tertera tarif batas atas dan bawah driver ojol. Tarif batas atas sebesar Rp7.500 dan tarif batas bawah Rp5.500.
Namun yang disesalkan para driver ojol, pihak aplikator masih memberlakukan tarif lama, dimana batas atas Rp4.500, dan batas bawah sekitar Rp3.000. (Sindo)
Tonton Juga Video Lainnya